SHAKTIPAT GURU

Pak Sumantra_Banner_100x100_Std A_1x_Lembaran

Apakah itu PRAKAT dan bagaimana cara membangkitkan PRAKAT

  1. Apa sajakah sistem energi non-fisik/ halus dalam tubuh?

Alam Semesta ditopang oleh keberadaan Tuhan YME semata-mata. Menurut Jalan PRAKAT, energi Tuhan YME yang digunakan dalam menjalankan (yaitu, penciptaan, pemeliharaan dan peleburan) alam semesta adalah Chaitanya (Kesadaran Ketuhanan). Berkaitan dengan manusia, Chaitanya ini dikenal sebagai cheetana dan merupakan bagian dari Energi Tuhan YME yang diperlukan untuk berfungsinya manusia.

Chetanaa ini terdiri dari dua jenis dan, tergantung pada keadaan dari aktivitasnya, chetanaa tersebut mengambil dua nama yang berbeda:

  • chetanaa aktif – Juga dikenal sebagai prana-shakti atau energi vital. Energi vital atau prana-shakti tersebut memelihara dan memberikan energi kepada tubuh fisik, pikiran, Intelek dan ego halus. Energi tersebut didistribusikan melalui saluran-saluran non-fisik/ halus yang dikenal sebagai nadis (nadi-nadi). Nadis ini lazim terdapat di seluruh tubuh dan memasok energi ke sel, saraf, arteri, getah bening dst.
  • chetanaa non – aktif – Yang dikenal sebagai Kunḍalinī. Kundalini ini tertidur dalam diri seseorang sampai diaktifkan untuk pertumbuhan spiritual.
  1. Untuk apakah PRAKAT digunakan?

PRAKAT digunakan terutama untuk pertumbuhan spiritual. PRAKAT tidak digunakan untuk, maupun mengambil bagian dalam fungsi tubuh sehari-hari.

  1. Bagaimana cara membangkitkan PRAKAT?

PRAKAT menjadi aktif melalui praktik spiritual atau penyaluran energi secara spiritual.

3.1 Aktivasi PRAKAT melalui praktik spiritual

Hal ini termasuk praktik-praktik yang berada di bawah jalan-jalan spiritual dasar menuju Tuhan seperti Jalan Aksi/ Tindakan (Karmayoga), Jalan Pengabdian/ Devos Bhakti Yogai, Jalan pengolahan fisik keras yang disengaja (Haṭhayoga) dan Jalan Rahmat Karunia seorang Guru (Gurukrupāyoga). Praktik praktik dalam Jalan Hathayoga termasuk, hidup selibat, Prāṇāyam (latihan-latihan pernafasan) dan latihan-latihan yogic serta praktik-praktik spiritual lainnya.

Beberapa orang mencoba untuk memaksakan aktivasi dari PRAKAT dengan upaya-upaya melalui Jalan pengolahan fisik keras yang disengaja (Hathayoga). Namun, hal ini dapat menyebabkan efek-efek yang berbahaya. Beberapa bahkan dapat menjadi gila dari praktik tersebut.

3.2 Pemindahan Energi atau Shaktipāt

Shaktipat mengacu pada penganugrahan energi PRAKAT pada seseorang oleh orang lain, yaitu terutama seorang Guru Spiritual (Seorang yang telah maju secara spiritual) terhadap murid Nya. Shaktipat dapat disalurkan melalui kata suci, atau dengan penglihatan, pemikiran atau sentuhan – contoh yang terakhir biasanya disalurkan ke Ādnyā-chakra atau chakra alis dari si penerima. Hal ini dianggap suatu tindakan rahmat karunia dari Guru kepada muridnya yang layak. Penyaluran dari energi ini sendiri memulai kebangkitan dari PRAKAT .

Setelah dibangkitkan, tingkat perkembangan PRAKAT selanjutnya tergantung dari semakin meningkatnya dan kesinambungan dari upaya-upaya sang murid dalam melakukan praktik spiritual.

3.3 Cara-cara yang direkomendasikan untuk membangkitkan dan menyalurkan PRAKAT (cara mmbangkitkan PRAKAT yang dianjurkan)

Apapun jalan spiritualnya, ketika ada pertumbuhan spiritual, PRAKAT menjadi naik. Guru Made Sumantra merekomendasikan praktik spiritual teratur sesuai dengan keenam prinsip-prinsip dasar dari praktik spiritual, untuk membantu membangkitkan PRAKAT secara alami. Di sini, Prinsip Guru yang tak termanifestasi/ tak berwujud atau Prinsip ajaran-ajaran dari Tuhan YME sendiri yang akan membangkitkan PRAKAT. Karena PRAKAT sendiri diaktifkan oleh rahmat karunia sang Guru, maka secara otomatisi akan menyalur ke atas dan mentransformasikan secara spiritual kepada si pencari tersebut (seeker).

Di sisi lain, jika energi dilimpahkan pada seorang pencari spiritual seperti dalam shaktipat, layaknya ketika seseorang secara tiba-tiba diberikan energi spiritual secara berlebih, sementara pengalaman yang didapat sangatlah menarik dan bisa menjadi hampir ketagihan, tetapi hanya dengan meningkatkan jumlah praktik spiritual baik di tingkatan kualitatif maupun kuantitaif yang dapat menjamin rahmat karunia terus-menerus dari Prinsip Guru. Hal inilah yang dapat membangkitkan PRAKAT pada jalan yang benar dan memperkuat kesadaran/ keyakinan dari pencari spiritual tersebut.

Untuk lebih memahami hal ini, marilahkita menggunakan suatu analogi.

  • Menggunakan upaya-upaya sendiri dalam melakukan praktik spiritual teratur adalah seperti bekerja keras dan kemudian mengumpulkan kekayaan
  • Membangkitkan PRAKAT dengan penyaluran energi secara langung adalah seperti dilahirkan dalam suatu keluarga miliuner di mana sang ayah menyediakan anaknya dengan uang instan.

Dari kedua contoh di atas, memperoleh kekayaan (kekayaan spiritual) dengan susah payah selalu lebih berkelanjutan dan pilihan pasti untuk pertumbuhan di masa mendatang.

3.4 Aspek-aspek penting dari PRAKAT

Seperti halnya jantung sebagai pusat prinsip (organ) dari sistem peredaran darah dan otak dari sistem saraf, sama halnya, sistem energi non-fisik/ halus memiliki berbagai pusat (chakras), saluran-saluran dan pembuluh-pembuluh.

Terdapat 72000 saluran-saluran non-fisik/ halus (nāḍī). Dari saluran-saluran ini dimana tiga saluran-saluran utamanya adalah:

  • Sushumnānāḍī, atau Shiwanadhiyaitu, saluran utama yang membentang dari dasar tulang belakang sampai ke bagian atas dari kepala,
  • Pingalā atau Wisnunadhi yaitu, saluran yang mebentang di sisi kanan dari sushumnanadi, dan
  • Iḍā atau Brahmanadhi), yaitu, saluran yang membentang di sisi kiri sushumnanadi.

Energi vital disalurkan dalam tubuh melalui Brahma nadi dan Wisnu nadi serta nadi-nadi kecil lainnya. Energi vital ini mengalir bergantian di antara Brahmanadhi dan Wisnunadhi.

PRAKAT adalah energi spiritual dan untuk rata-rata manusia energi ini umumnya masih belum terealiasasi/ tidak aktif. Dengan praktik spiritual, energi ini mulai naik dari dasar tulang belakang melalui sushumna nadi sampai ke atas kepala. Sementara hal ini terjadi, PRAKAT mengaktivasi setiap chakra yang dilalui sepanjang jalan.

Sewaktu PRAKAT melewati setiap chakra di sepanjang sushumna nadi, terdapat sebuah katup tipis non-fisik/ halus yang perlu didorong melalui setiap chakra untuk membuat perjalanannya maju ke atas. Sebagaimana PRAKAT terus mendorong melalui dinding/ katup tersebut, terkadang terdapat peningkatan dalam jumlah energi spiritual dari sushumna nadi pada chakra yang dilewati tersebut. Karena tidak memiliki tempat untuk dilepas, energi tersebut terkadang mengalir keluar melalui pembuluh-pembuluh halus/ non-fisik di sekitarnya dan diubah menjadi Prāṇa-shakti atau energi vital. Dalam periode waktu tersebut, orang yang bersangkutan dapat mengalami peningkatan aktivitas yang berkaitan dengan daerah itu. Misalnya, peningkatan Prāṇa-shakti atau energi vital di sekitar daerah sakrum atau Swādishṭhān-chakra dapat menyebabkan peningkatan gairah seksual.

Sebagaimana telah dibahas sebelumnya, PRAKAT bangkit melalui praktik spiritual terlepas dengan jalan manapun, namun, polanya mungkin berubah dalam hal bagaimana setiap Jalan menuju Tuhan tersebut dirasakan. Misalnya, ketika PRAKAT melewati Anāhat-chakra atau jantung:

  • Sesuai Jalan Pengabdian/ Devosi,pencari spiritual, dikatakan telah mencapai manifestasi bhāv (emosi/ perasaan spiritual), yang merupakan keadaan dari emosi spiritual yang termanifestasikan.
  • Namun sehubungan dengan Jalan Pengetahuan, seorang pencari mulai merasakan Chaitanya atau Kesadaran Tuhan.

beberapa tanda-tanda dan gejala yang lebih umum dari PRAKAT yang bangkit termasuk:

  • Tersentak tanpa sengaja, gemetar atau bergetar
  • Panas yang intens, terutama karena energi yang dirasakan melewati chakra-chakra
  • Pranayama, āsan, mudrā dan bandha secara spontan
  • Visi-visi atau suara-suara sewaktu-waktu yang berkaitan dengan suatu chakra tertentu
  • Perasaan-perasaan nikmat yang intensif
  • Pembersihan-pembersihan emosional di mana emosi-emosi tertentu menjadi dominan dalam jangka waktu yang singkat.

Hal-hal di atas adalah efek-efek yang lebih terlihat dalam shaktipat sebagai cara membangkitkan PRAKAT. Pencari-pencari spiritual/ Tuhan YME yang serius tentang perkembangan spiritual, harus menyadari bahwa saat pengalaman-pengalaman ini kelihatannya sangat nyata dan menarik, tetapi mereka hanyalah hasil-hasil awal dan pengalaman-pengalaman akibat penyaluran energi spiritual secara tiba-tiba, dan tidak dalam cara apapun merupakan akhir dari praktik spiritual itu sendiri atau keselarasan dengan tujuan hidup sesungguhnya.

GURU MADE SUMANTRA

Hp: 087861187825

Pasraman Markandeya Yoga- Ubud, Bali

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s