MARKANDEYA YOGA TIDAK ADA HUBUNGANNYA DENGAN AGAMA.

MARKANDEYA YOGA TIDAK ADA HUBUNGAN DENGAN AGAMA.

Masuklah dalam Kemurnian Yoga Sastra, sehingga Kita juga akan dimurnikan melalui pelatihan YOGA.

15326566_223235961436216_1860256952675889803_n

Cukup banyak pertanyaan dari para peserta baru yang mempersoalkan apakah  Markandeya yoga ada hubungannya dengan suatu “agama” , ungkapan ini juga sering di ucapakan oleh orang yang malah belum pernah belajar dari Markandeya Yoga Indonesia. Jadi sangat disayangkan kalau menghubungkan Yoga dengan menakuti orang diarahkan akan belajar agama tertentu. Seorang Guru Yoga harus paham betul ini dan tegas menyatakan Yoga adalah belajar tentang kehidupan diri. Markandeya Yoga adalah pelatihan Olag Raga, Olah Rasa Dan Oleh Jiwa, melalui kesadaran dari diri, oleh diri dan untuk diri. Mereka pada umumnya ingin sekali berlatih Markandeya  yoga, tetapi ditakut-takuti  apabila hal ini menyalahi agama atau kepercayaan yang mereka anut.

Markandeya Yoga bisa dikatakan tidak ada hubungannya dengan agama atau kepercayaan tertentu. Markandeya Yoga adalah “Yoga”, dan bahkan Markandeya Yoga lebih tua daripada agama manapun termasuk hindu, yaitu agama yang paling tua yang dikenal pada catatan sejarah manusia.

Para Yogi yang ada di Dwipantara tidak hanya beragama Hindu, tetapi juga dari berbagai agama dan kepercayaan, bahkan dalam beberapa literatur ditemukan ataupun tertulis beberapa orang nabi/suci juga berlatih yoga.

Markandeya Yoga adalah milik semua orang dan insani di dunia ini, dan  Markandeya Yoga dapat meningkatkan kehidupan spiritual seseorang meskipun mereka mempunyai agama yang berbeda beda.  Markandeya Yoga juga tidak ada hubungannya dengan tradisi dari suatu bangsa ataupun negara.

Namun harus diakui bahwa Yoga merupakan warisan dari budaya Dwipantara, maka itu istilah-istilah yang dipergunakan mempunyai banyak kesamaannya bahasa sansekerta dengan Hurup Devanegari. Bagi pemula yang ingin belajar Yoga, harus sangat mengerti bahwa ini hanyalah istilah saja yang dipakai untuk belajar Yoga, dan tidak ada kaitan sedikitpun dengan agama ataupun tradisi. Apabila seseorang belajar ilmu kedokteran, tentunya dia harus belajar istilah “Latin”. Contoh lainnya adalah belajar Karate, seseorang harus belajar dengan istilah Jepang; belajar kungfu, seseorang harus belajar dengan istilah Cina; belajar ilmu Ekonomi, seseorang harus belajar bahasa atau istilah Inggris.

Jadi lihatlah secara bijaksana.

Apabila kita telaah asal kata Yoga, suku kata utama adalah “YUJ”, yang artinya pada bahasa Sansekerta adalah “menghubungkan” atau “mempersatukan”.

Pada Karate atau Kungfu, kita menggunakan teknik sebagai teknik beladiri, dan kita menggunakan Yoga sebagai teknik untuk mengenal diri….. dan “Siapa yang mengenal dirinya, maka dia mengenal Tuhannya”.

Berlatih yoga dibutuhkan disiplin yang baik, dan tidak ada cara untuk dapat mempersingkat jalan ini. Yoga bukanlah suatu kompetisi, atau harus melakukan posisi asana dengan sempurna, tetapi lebih dari sebagai proses kehidupan diri dan semua mahluk.

Tidak ada kata terlambat untuk memulai berlatih yoga. Apakah anda seorang dewasa, anak, orangtua, wanita, pria, cacat , sehat, terpelajar, buta huruf… semuanya dapat berlatih yoga apabila ada kesungguhan di hatinya.

Semoga pencerahan terberkati Adhi Yogi, Kita harus mengenal yoga semurni mungkin tanpa dinodai kekotoran bhatin diri.

Markandeya Yoga Indonesia

Guru Made Sumantra

Hp: 087861187825.

Advertisements