DESA BANDHAS CITTASYA DHARANA

DHARANA.

11229968_111056402565580_5449219303902898726_n

. DHARANA
DESA BANDHAS CITTASYA DHARANA
Artinya :
Dharana merupakan pemusatan pikiran dalam satu wilayah mental yang dibatasi.
Dharana artinya pemusatan pikiran secara terfokus pada suatu obyek tertentu sesuai dengan minat seorang sadhaka, salah satunya ialah dengan memilih Tuhan sebagai objek citta. ( Om ) ataupun kepada Beliau yang bebas bentuk dalam keadaan Nirguna.

Yoga nyata dimulai dari konsentrasi. Konsentrasi menyatu ke dalam meditasi. Meditasi berakhir dalam samadhi. Retensi napas, Brahmacharya, Satvic (murni) makanan, pengasingan, keheningan, Satsanga (berada di perusahaan dari seorang guru), dan tidak mencampur banyak dengan orang semua alat bantu untuk konsentrasi. Konsentrasi pada Bhrakuti (ruang antara dua alis) dengan mata tertutup jika disukai. Pikiran demikian dapat dengan mudah dikontrol, karena ini adalah tempat duduk bagi pikiran.

Dharana artinya mengendalikan pikiran agar terpusat pada suatu objek konsentrasi. Objek itu dapat berada dalam tubuh kita sendiri, misalnya “selaning lelata” (sela-sela alis) yang dalam keyakinan Yoga disebut sebagai “Trinetra” atau mata ketiga. Dapat pula pada “tungtunging panon” atau ujung (puncak) hidung sebagai objek pandang terdekat dari mata. Guru Made Sumantra dalam latihan  banyak menggunakan ubun-ubun (sahasrara) sebagai objek karena disaat “ngili atma” di ubun-ubun dibayangkan adanya padma berdaun seribu dengan mahkotanya berupa atman yang bersinar “spatika” yaitu berkilau bagaikan mutiara. Objek lain diluar tubuh manusia misalnya bintang, bulan, matahari, dan gunung. Penggunaan bintang sebagai objek akan membantu para yogin menguatkan pendirian dan keyakinan pada ajaran Dharma, jika bulan yang digunakan membawa kearah kedamaian bathin, matahari untuk kekuatan phisik, dan gunung untuk kesejahteraan. Objek diluar badan yang lain misalnya Guru Spiritual. yang bermanfaat bagi terserapnya vibrasi kesucian dari objek yang ditokohkan itu. Kemampuan melaksanakan Dharana dengan baik akan memudahkan mencapai Dhyana dan Samadhi.

Om kara bisa juga ada dalam hati yaitu sebagi pusat kendali pengaruh-pengaruh unsure jasmaniah. Bila tenang tiada terdengar sesuatu saat beryoga, maka dalam keadaan demikian setatus Atman dan perwujudan menunggal dengan Sumber Jiwa alam semesta /Brahman. Inilah kedaaan Dharana Yoga.

“ Omkaraanam hrdaye saapya tattvaline sivaatmakam, Sunyaatmaanaa ca dhaaraanam iti kathate”.

Konsentrasi pikiran tidak lagi tersesat oleh gejolak indra-indra.semua luluh dalam kalbu yang terdalam.

10177439_111017259236161_645783587305569064_n10407891_111056229232264_7804114612132097955_n

PANCA DHARANA, Pelatihan Dharana Yoga Markandeya.

Ada lima unsure utama yang dikenal sebagai Panca Maha Bhuta, yaitu Pertiwi, Apah, Bayu, Teja dan Akasha. Ada lima lipatan Dharana yaitu

Pertivi Dharana.

: Dari kaki sampai lutut disebut daerah pertiwi, warnanya Kuning.

Dengan merenungkan daerah ini selama 2 jam per hari , ia akan mencapai penguasaan terhadap tanah. Kematian tidak akan menyulitkannya karena dia sudah menguasai unsure bumu ini.

Ambhasi Dharana:

Daerah apah terbenatng dari daerah lutut sampai ke Anus, waranya putih. Denga  membawa nafas ke daerah ini, seorang harus merenungkan Suara Uuuuuuung. Dengan melakukan dharana ini 2 jam sehari dia akan bebas dari segala dosa, dan energy air akan melindunginya.

Agneyi Dharana.

Dari Anus sampai jantung dikatakan sebagai daerah Agni. Warnanya merah, dengan mengarahkan nafas ke daerah ini dengan merenungkan suara Aaaaaang, Tidak akan bisa  di bakar oleh Api dan energy api akan melindunginya.

Vayavya Dharana.

Dari jantung ke kening adalah daerah Vayu,warna hitam bercahaya, dengan mengarahkan nafas ke daerah ini, serta merenungkan suara Mmmmmmaaaaang. Seorang yogi akan dilindungi vayu dan tidak mendapat kematian karena Vayu.

Akasa Dharana.

Dari pusat kening sampai ke kepala adalah daerah Akasha, warna keabuan seperti asap,dengan mengalirkan nafas kedaerah ini selama 2 jam sehari, sambil merenungkan suara Om, Seorang Yogoi akan mendapatkan semua sidhi .

Advertisements