Rsi Markandeya

Rsi Markandeya Adalah Penjelmaan Dari Dewa Wisnu/Narayana.


12144866_543486609137628_464424644050912697_n
Dikisahkan seorang Rsi Agung yaitu Rsi Mrikandu dengan hidup bersama istrinya bernama Marudvati. Lama beliau tidak dikarunia Anak Hidupnya terasa kosong dan sangat ingin memiliki anak. Akhirnya mohon anak dengan dengan melaksanakan Yoga Samadhi memohon berkat dari Dewa Siwa. Rsi Mrikandu melakukan Yoga Semadi memuja Dewa Siwa dengan pasrah total, Karena melihat ketekunan Semadinya mampu membuat Dewa Siwa tersentuh. Karena Dewa Shiwa adalah sangat memberkati bhaktanya, akhirnya Dewa Shiwa menemui Dewa Narayana. Dewa Narayana kau adalah wisnu, kau selalu membantuku dalam setiap tugas yang ku jalankan di ala ini. Aku menginginkan kau berkenan memjelma ke bumi berwujud manusia, dan menjadi anak dari Bhaktaku Rsi Mrikandu , dengan tujuan menyebarkan setiap ajaran wahyu suci dharsanku. Mendengar permintaan itu. Dewa narayana menyanggupi. Dan silahkan kau temui dulu Rsi Mrikandhu, selanjutnya aku akan menemuinya .

Akhirnya Dewa Shiwa menmpakan diri di hadapan Rsi Mrikandu.
Dewa Siva menampakkan diri kepadanya, dan berkata, “Saya senang dengan Anda, Mrikandu. Saya tahu apa yang anda inginkan, anda ingin memiliki anak. Katakan padaku, apakah Anda ingin seratus anak, yang akan hidup untuk waktu yang lama, tapi semua akan bodoh?

Atau, apakah Anda ingin satu anak yang sangat cerdas, yang akan hidup hanya enam belas tahun? ” Ini pilihan yng Aku berikan pada mu.

Rsi Mrikandu langsung berkata, “Dewa Siwa, saya mohon berikan saya satu anak yang cerdas cerdas saja.”
Dewa Siva setuju dan berkata, “Bagus! Rsi Anda akan segera memiliki dia.” Aku akan menganugrahkan anak ini kepada mu. Sehabis itu Dewa Shiwa menghilang.

Selanjutnya Dewa Narayana menemui Rsi Mrikandu. Namun dlam perjalanan dia melihat Dewa Indra dan dewa lainnya ketakutan dengan tapasya Rsi Mrikandu itu. Mereka memohon kepada Dewa Wisnu di tepi laut besar. “berharap melepaskan ketakutannya dari tapasyaRsi Mrikandu itu. Dewa indra berpikir setelah berhasil tapa semadi, dia akan diusir dari sorga oleh Rsi Mrikandu. Dewa Indra Ketakutan

Dewa Vishnu tergerak hatinya oleh permohonan dari para dewa dan segera muncul di depan mereka. Dia memegang Keong-kerang (Shankha), sebuah semjata (cakra) dan (gada) di tangannya. Matanya seperti kelopak bunga teratai dan tubuhnya bersinar dengan cahaya dari jutaan matahari. Bajunya berwarna kuning rona dan ia dihiasi dengan perhiasan permata.

Ketika para dewa menyatakan kekhawatiran mereka, Dewa Wisnu menenangkan mereka. “Damailah,” katanya. “Aku tahuRsi Mrikandu. Dia adalah individu yang benar dan baik, saya yakin bahwa ia tidak berniat menindas kamu. Hanya orang-orang berdosa melakukan meditasi sehingga memperoleh anugerah yang dapat digunakan untuk menindas orang lain. Aku akan pergi ke Rsi Mrikandu dan mencari tahu apa yang dia inginkan. ”

Setelah diberkati para dewa, Wisnu pergi untuk menemui Rsi Mrikandu. Resi ini senang melihat Wisnu. Dia jatuh di kaki Wisnu dan melakukan hormat. “Saya senang di tapasya Anda,” kata Dewa Wisnu . Rsi Mrikandu. “Apa anugerah yang Anda inginkan.” “Saya tidak menginginkan anugerah,” jawab Mrikandu. “Dewa telah muncul di hadapan saya,saya sudah bahagia dimana para dewa pun akan sulit melihat anad dewa. Saya tidak punya keinginan lagi. “” Itu tidak mungkin, “tukas Wisnu. “Janganlah dikatakan bahwa Wisnu muncul di hadapan pemuja dan tidak memberinya anugerah. Aku harus member anugrah….Dewa Wisnu bersabda:

Aku sendiri yang akan dilahirkan sebagai anak Anda. Setiap waktu di mana saya lahir selamanya diberkati. Dan itu adalah apa yang akan terjadi pada diri Anda juga. ”

Wisnu kemudian memberkati Rsi Mrikandu dan menghilang .
Setelah penganugrahan itu, tidak berselang lama istrinya Rsi Mrikandu mengandung , selanjutnya anaknya lahir.

Segera Rsi mendapat anak laki-laki. Dia dan istrinya sangat bahagia ,Dia memberi nama Markandeya kepada anaknya. Anak itu tumbuh menjadi sangat cerdas dan tampan. Rsi memberikan dia benang suci untuk menjaganya. Markandeya belajar kitab Veda dan Sastras, dengan cepat dan mudah mudah. Semua orang dari orang biasa dan para Rsi menyukainya.

Sejak Markandeya lahir , Dewa Wisnu lahir sebagai manusia, ia bersinar dengan cahaya dan juga orang yang sangat suci. Ia menjadi berpengalaman dalam pengetahuan semua shastras (teks-teks suci
Wisnu adalah Markandeya, Markandeya sangat senang bahwa Markandeya diberikan anugerah, bahwa ia akan menulis sebuah Purana.

( Skanda Purana, Narada Purana )
Markandeya Yoga Indonesia.

Guru Made Sumantra

12687822_589375997882022_2604210780035542056_n